Tips Hemat Listrik

24 November 2010

Menghemat tagihan listrik berarti menggunakan peralatan listrik seperlunya dan mematikannya saat tidak diperlukan. Untuk bisa memiliki kebiasaan ini memang harus terus menerus dilakukan. Mulai sekarang cobalah untuk membiasakan diri melakukan hal-hal di bawah ini untuk menghemat tagihan listrik Anda:

1. Biasakan mematikan lampu saat tidak digunakan. Matikan juga lampu di ruang kosong. Untuk lampu di luar rumah, anda bisa memanfaatkan sensor cahaya yang bisa menghidupkan dan mematikan lampu dengan mendeteksi sinar matahari.
2. Saat siang hari, lebih baik gunakan cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah. Tak perlu menyalakan lampu. Bukalah gorden Anda agar cahaya matahari bisa masuk.
3. Matikan televisi bisa tidak ditonton dan cabut stekernya. televisi dan seluruh peralatan listrik yang masih dalam mode standby akan terus menerus menggunakan listrik.
4. Gunakan stop kontak yang bersaklar untuk adaptor laptop atau charger HP Anda. Jika sedang tidak digunakan, cukup matikan saklarnya untuk menghentikan aliran listrik. Hal ini berguna bagi Anda yang malas mencabut kabel adaptor atau charger saat selesai dipakai.
5. Bersihkan bola lampu Anda secara teratur. Bola lampu yang kotor seringkali membuat cahayanya menjadi redup. Daripada menggantinya dengan bola lampu dengan watt yang lebih besar, coba sesekali bersihkan. Bola lampu itu akan kembali bersinar secara maksimal.
6. Warnai rumah dengan warna terang juga akan membantu Anda menghemat pemakaian lampu. Mewarnai rumah dengan warna gelap seperti abu-abu tua, atau biru tua hanya akan memberi kesan kelam di rumah, sehingga Anda selalu merasa perlu menyalakan lampu
7. Maksimalkan pekerjaan rumah tangga yang menggunakan listrik (misalnya menyetrika dan mencuci dengan mesin cuci) pada siang hari karena di malam hari tarif listrik lebih mahal.

Sumber: tipsrumah.com


Jejak Sepatu di Karpet

2 Oktober 2009

A true story,

Jejak Sepatu di Karpet

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih dan bersih dan teratur, suami serta anak2nya sangat menghargai pengabdiannya itu.
Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya. Baca entri selengkapnya »


Ibu ku Pembohong

14 September 2009

Ibuku Seorang Pembohong ?

Sukar untuk orang lain percaya,tapi itulah yang terjadi, ibu
saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya
sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Saya perlu catatkan
segala pembohongan itu untuk dijadikan renungan anda sekalian.
Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang
anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.

-PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa
makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang
masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan
lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Baca entri selengkapnya »


Apakah ini takdir Tuhan ???

14 Juli 2009

Cobalah pahami kehidupan ini, dan kenali dirimu. Siapa kamu ?, Kemana tujuan mu ?, Apa yang akan kamu lakukan?, Sudahkamu di jalur yang sesuai ? dan sebagainya. Dan serahkan semuanya kepada Tuhan mu. Ikhlas dan bersyukur atas semuanya apa yang kau dapatkan.


Menjadi Imitator

7 Juli 2009

“Menjadi Imitator”
“Tujuan utama dari bisnis adalah untuk menciptakan pelanggan… .Untuk mencapai tujuan ini, ada dua hal penting yaitu inovasi dan marketing“, kata Peter F Drucker dalam bukunya The Practice of Management. Kata-kata ini sudah dikutip ribuan kali baik oleh para proff maupun CEO dari perusahaan-perusaha an besar.

Kata-kata ini mungkin akan dianggap sebagai kalimat biasa bila diucapkan hari ini, biarpun seorang pakar top yang mengucapkan. Perusahaan sudah lama sadar bahwa membangun bisnis haruslah memperhatikan pelanggan dan ini harus dilakukan secara inovatif. Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.